| Peringati Hari Ibu, Solikhin Abu Izzuddin ROAD SHOW the Great Power of Mother di TIGA KOTA “ setiap ibu memiliki energi dahsyat, the greatest fadhilah.” TLC pr,- “Ibu memiliki potensi terpendam. Yakni kekuatan dahsyat. Sayangnya banyak kaum perempuan yang belum tahu potensi yang dimiliki.” Kata Solikhin Abu Izzuddin, penulis buku The GREAT POWER of MOTHER, dalam siaran persnya. “Itulah salah satu alasan penting penulisan buku tersebut.” Penulis melakukan lawatan di tiga kota. Sabtu (20/12) bedah buku di Fakultas Kedokteran UNS Solo digelar oleh Forum Nisa Keputrian UNS yang dihadiri 80 orang dari pengurus bidang Nisa seluruh fakultas di UNS, jam 13.00 sd.15.30 wib. Senin (22/12) mewancara ON AIR “Mengembalikan Peran Ibu” dengan MQFM Yogjakarta jam 07.45 sd. 07.50. Selasa (22/12) menggelar bedah buku The Great Power of Mother di Mushola Al Fattah SMA 2 Purworejo dihadiri oleh 120 perwakilan Rohis SMA-SMK se-Purworejo. “Hari ibu bukan sekedar diperingati, tapi bisa jadi inspirasi untuk menemukan potensi, mendahsyatkan dan memanfaatkannya. Esensi hari ibu adalah sebuah penyadaran bahwa setiap ibu memiliki energi dahsyat dan inspirasi yang luar biasa.” Kata Solikhin yang juga penulis buku best Seller ZERO to HERO yang sudah mencapai cetakan ke 12 dalam tiga tahun terakhir. Paling tidak, setiap ibu memiliki keutamaan yang dahsyat yang perlu ditemukan dan dikembangkan. Penulis menyebutnya the greatest fadhilah, fadhilah yang luar biasa dari bakti kepada ibu. Yakni ada 10 keutamaan: The greatest faith, sempurnakan imanmu The greatest gift, memperluas pintu rezeki The greatest life, panjangkan usiamu The greatest love, sebaik-baik amal yang dicintai Allah The greatest way of heaven, pintu surga paling tengah The great of readiness, hadirkan keridhaan Allah The great power of do’a, doanya mustajabah The great of happines, pintu kebahagiaan dunia akhirat The great solution, pertolongan yang tak disangka-sangka The greatest way, pintu taubat yang tepat “Kalau setiap orang sadar akan peran ibu –khususnya para ibu— tentu masing-masing tidak saling menuntut, namun berusaha memberikan yang terbaik, give the best get the best. Berikan yang terbaik maka engkau mendapatkan yang terbaik.” Tambah suami dari Monika Retna Asih Dewi Astuti yang mendampinginya menulis buku yang dicetak edisi kedua. Selain bedah buku, rencana ke depan penulis juga akan menggelar berbagai training motivasi The Great Power of Mother. “Saya mengusulkan, nak Solikhin bisa menggelar Training di Televisi seperti Mario Teguh atau Ary Ginanjar. Karena saya ingin semakin banyak anak muda yang peduli untuk menyelamatkan remaja yang sudah semakin rusak oleh berbagai penyakit social,” tutur Dra. Agustina, guru SMA 3 Magelang menyemangati penulis. “Jangan sampai remaja kita semakin parah.” Tambah mantan ibu guru BP SMAN 1 Purworejo, tempat penulis buku ini dulu bersekolah di sana tahun 1987-1990. |
Rabu, 24 Desember 2008
Kegiatan Bedah Buku
Langganan:
Komentar (Atom)





