Kamis, 12 Februari 2009
Gelar Training The GreatPower of Mother
“Untuk memenuhi kebutuhan perawat di masa depan, AKPER YAPPI Sragen bertekad untuk melahirkan PERAWAT PLUS. Yakni perawat yang punya kapabilitas dakwah, mampu menjadi juru dakwah baik bagi dirinya maupun orang lain.” Demikian disampaikan dr.H.Untung Mardikanto, M.MR. Direktur AKPER YAPPI Sragen (9/2) saat menjalin kesepakatan dengan Tekad Learning Center Sragen Untuk menggelar SEMINAR NASIONAL dan PELATIHAN The Great POWER of MOTHER, yang akan dilaksanakan tanggal 21 Februari 2009 di Gedung KORPRI Sragen, Depan SMP N 5 Sragen.
Kamis, 29 Januari 2009
BE HERO

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. sekiranya ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.
Bismillah. Alhamdulillah. Sungguh berbahagia sekali bisa bersilaturahim dengan ikhwah fillah di Bumi Kalimantan yang diberkahi Allah, insya Allah. Kebahagiaan yang bakal jadi kesan terindah dan kenangan mendalam agar Allah selalu membersamakan kita dalam jalinan ukhuwah di jalan-Nya.
Saya mohon maaf dan perkenan ridha-Nya dari antum sekalian atas keterlambatan jawaban ini. Namun tentunya semoga tidak mengurangi semangat ikhwah fillah untuk selalu berkarya dan berprestasi menjadi hero dan herawati sejati.
Minggu, 18 Januari 2009
ROAD SHOW di BALIKPAPAN dan SAMARINDA
Sebelumnya pakshol juga Roadshow Training dalam Gelar Muharram di Universitas Jambi (Senin, 12 Januari 2009). Mengambil Tema Gebyar Muharram "Bangkitlah Negeriku Harapan itu Masih Ada", pakshol memotivasi para peserta yang sebagian besar mahasiswa untuk Bangkit dan Berubah, Melangkah penuh izzah. Pagi dengan menu ZERO to HERO dengan hijrah inspiration, siang hari selepas zhuhur pakshol men-charge kader-kader dakwah dengan Quantum Tarbiyah mencetak Kader Serba Bisa. Tampak semangat meluap-luap para peserta yang antusias mengikuti acara hingga usai. Namun yang penting follow up nya dengan tarbiyah, yakni tilawah agar tahu, tazkiyah agar mau dan taklim agar mampu. Pingin lebih jelas, baca di buku barunya New Quantum Tarbiyah Membentuk Kader Dahsyat full Manfaat. Lebih-lebih dalam sub tema Agar Bidadari Naksir Padamu, Mau? Baca aja sendiri dan jaga senyum motivasi di hati untuk bangkit berprestasi.
Selasa, 13 Januari 2009
ROAD SHOW ZERO to HERO
Ahad, 11 januari Pak Solikhin Abu Izzuddin mengadakan Roadshow ZERO to HERO ke IKIP PGRI madiun. Dalam acara yang digelar oleh AMPIBI, asosiasi Mahasiswa pendidikan Biologi IKIP Madiun di Villa Wisata Kare Madiun tersebut, Pakshol memberikan training ZERO to HERO kepada 180 mahasiswa Biologi dengan mengangkat tema "8 Smart to Dahsyat". Acara ini mengupas tuntas 8 kecerdasan dengan pendekatan praktis ZERO to HERO untuk mendahsyatkan kecerdasan mahasiswa biologi. Acara dimulai jam 8.30 berakhir jam 11.30. Tak terasa 3 jam sudah menjelajahi alam pikiran diiringi berbagai game dan musik yang unik.
Dari peserta menanyakan bagaimana "cara mengatur waktu dengan cerdas". Pada intinya sebagian mahasiswa perlu menemukan format pengelolaan waktu agar lebih cerdas menjadi pribadi yang dahsyat.
Rabu, 24 Desember 2008
Kegiatan Bedah Buku
| Peringati Hari Ibu, Solikhin Abu Izzuddin ROAD SHOW the Great Power of Mother di TIGA KOTA “ setiap ibu memiliki energi dahsyat, the greatest fadhilah.” TLC pr,- “Ibu memiliki potensi terpendam. Yakni kekuatan dahsyat. Sayangnya banyak kaum perempuan yang belum tahu potensi yang dimiliki.” Kata Solikhin Abu Izzuddin, penulis buku The GREAT POWER of MOTHER, dalam siaran persnya. “Itulah salah satu alasan penting penulisan buku tersebut.” Penulis melakukan lawatan di tiga kota. Sabtu (20/12) bedah buku di Fakultas Kedokteran UNS Solo digelar oleh Forum Nisa Keputrian UNS yang dihadiri 80 orang dari pengurus bidang Nisa seluruh fakultas di UNS, jam 13.00 sd.15.30 wib. Senin (22/12) mewancara ON AIR “Mengembalikan Peran Ibu” dengan MQFM Yogjakarta jam 07.45 sd. 07.50. Selasa (22/12) menggelar bedah buku The Great Power of Mother di Mushola Al Fattah SMA 2 Purworejo dihadiri oleh 120 perwakilan Rohis SMA-SMK se-Purworejo. “Hari ibu bukan sekedar diperingati, tapi bisa jadi inspirasi untuk menemukan potensi, mendahsyatkan dan memanfaatkannya. Esensi hari ibu adalah sebuah penyadaran bahwa setiap ibu memiliki energi dahsyat dan inspirasi yang luar biasa.” Kata Solikhin yang juga penulis buku best Seller ZERO to HERO yang sudah mencapai cetakan ke 12 dalam tiga tahun terakhir. Paling tidak, setiap ibu memiliki keutamaan yang dahsyat yang perlu ditemukan dan dikembangkan. Penulis menyebutnya the greatest fadhilah, fadhilah yang luar biasa dari bakti kepada ibu. Yakni ada 10 keutamaan: The greatest faith, sempurnakan imanmu The greatest gift, memperluas pintu rezeki The greatest life, panjangkan usiamu The greatest love, sebaik-baik amal yang dicintai Allah The greatest way of heaven, pintu surga paling tengah The great of readiness, hadirkan keridhaan Allah The great power of do’a, doanya mustajabah The great of happines, pintu kebahagiaan dunia akhirat The great solution, pertolongan yang tak disangka-sangka The greatest way, pintu taubat yang tepat “Kalau setiap orang sadar akan peran ibu –khususnya para ibu— tentu masing-masing tidak saling menuntut, namun berusaha memberikan yang terbaik, give the best get the best. Berikan yang terbaik maka engkau mendapatkan yang terbaik.” Tambah suami dari Monika Retna Asih Dewi Astuti yang mendampinginya menulis buku yang dicetak edisi kedua. Selain bedah buku, rencana ke depan penulis juga akan menggelar berbagai training motivasi The Great Power of Mother. “Saya mengusulkan, nak Solikhin bisa menggelar Training di Televisi seperti Mario Teguh atau Ary Ginanjar. Karena saya ingin semakin banyak anak muda yang peduli untuk menyelamatkan remaja yang sudah semakin rusak oleh berbagai penyakit social,” tutur Dra. Agustina, guru SMA 3 Magelang menyemangati penulis. “Jangan sampai remaja kita semakin parah.” Tambah mantan ibu guru BP SMAN 1 Purworejo, tempat penulis buku ini dulu bersekolah di sana tahun 1987-1990. |





